Samosir, Sumatera Utara – Keluarga besar Punguan Toga Samosir Boru, Bere/Ibebere se-Indonesia (PTSBI) menggelar Pesta Partangiangan Bolon Tahun 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, sebagai tanah leluhur dan asal mula keturunan Toga Samosir. Kegiatan akbar ini berlangsung 24 Juni 2026, dan dihadiri ribuan pomparan (keturunan) Toga Samosir dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara Partangiangan Bolon merupakan momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat nilai-nilai adat dan budaya Batak, serta mengenang sejarah leluhur yang berasal dari Desa Onan Runggu. Selain menjadi ajang silaturahmi keluarga besar, kegiatan ini juga menjadi sarana pelestarian budaya dan penguatan identitas generasi muda Toga Samosir.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian terhadap Bona Pasogit (kampung halaman). Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari ibadah akbar, acara adat, hiburan rakyat, pertunjukan budaya Batak, bazar UMKM, hingga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat setempat. Panitia juga menargetkan kehadiran lebih dari 2.000 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Samosir memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain memperkuat hubungan kekeluargaan antar pomparan Toga Samosir, acara ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, serta promosi budaya Kabupaten Samosir ke tingkat nasional.
Partangiangan Bolon PTSBI 2026 menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan, gotong royong, dan penghormatan kepada leluhur tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. Melalui kegiatan ini, generasi penerus diharapkan semakin mengenal akar budaya, sejarah keluarga, serta pentingnya menjaga persaudaraan dalam keluarga besar Toga Samosir di seluruh Indonesia.
Reporter: Sumut Pejuang Informasi Indonesia
Sumber Kegiatan: Punguan Toga Samosir Boru, Bere/Ibebere se-Indonesia
