Buya Syaiful Aufa Lubis Berikan “Suluh” Penerangan dan Pencerahan kepada Masyarakat Binaan di MT Mushola Irhas Padang Terubuk

PEKANBARU, 1 NOVEMBER 2026 – Ketua Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Senapelan, Buya Syaiful Aufa Lubis, S.Ag., memberikan “suluh” penerangan dan pencerahan keagamaan kepada masyarakat binaan di MT Mushola Irhas, Kelurahan Padang Terubuk, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Minggu (1/11/2026).

 

Kegiatan pembinaan keagamaan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membangun kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

 

Dalam tausiyahnya, Buya Syaiful Aufa Lubis mengingatkan jamaah tentang tiga faktor yang dapat membinasakan manusia, sebagaimana pesan Rasulullah SAW, yaitu sifat kikir yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti, dan kekaguman seseorang terhadap dirinya sendiri.

 

Pertama, sifat kikir yang ditaati. Sifat kikir dapat membuat seseorang enggan berbagi, melupakan hak orang lain, serta menjauhkan diri dari kepedulian sosial. Harta sejatinya merupakan amanah Allah SWT yang harus dimanfaatkan untuk kebaikan dan kemaslahatan umat.

 

Kedua, hawa nafsu yang diikuti. Ketika manusia menjadikan hawa nafsu sebagai pedoman hidup, ia berpotensi terjerumus dalam perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya mampu mengendalikan diri serta menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai petunjuk kehidupan.

 

Ketiga, merasa bangga dan kagum terhadap diri sendiri (ujub). Sikap ujub dapat menumbuhkan kesombongan, meremehkan orang lain, dan membuat seseorang lupa bahwa segala kelebihan yang dimiliki merupakan karunia Allah SWT.

 

“Ketiga sifat ini hendaknya kita waspadai bersama. Jangan sampai hati kita dikuasai oleh sifat kikir, hawa nafsu, dan rasa bangga terhadap diri sendiri. Mari kita terus memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, serta menjaga keikhlasan dalam setiap langkah kehidupan,” pesan Buya Syaiful Aufa Lubis dalam tausiyahnya.

 

Kegiatan pembinaan di MT Mushola Irhas Padang Terubuk tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Para jamaah mengikuti penyampaian materi dengan antusias sebagai bagian dari ikhtiar menambah ilmu agama dan memperkuat kualitas spiritual.

 

Melalui kegiatan penyuluhan dan pembinaan seperti ini, KUA Kecamatan Senapelan terus berupaya menghadirkan peran penyuluh agama sebagai “suluh” di tengah masyarakat, yakni memberikan penerangan, pencerahan, bimbingan, serta motivasi agar umat semakin memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

 

Diharapkan, pembinaan keagamaan ini dapat membentuk masyarakat yang religius, berakhlak mulia, saling peduli, serta senantiasa istiqamah dalam menjalankan ajaran agama.

 

KUA Senapelan hadir membimbing umat, menerangi hati, dan menguatkan kehidupan masyarakat dengan nilai-nilai Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *