Jalan Lintas Petapahan Jaya Berlubang, Siswi SMA Negeri Tapung Meninggal Dunia Usai Kecelakaan

KAMPAR, RIAU — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang siswi SMA Negeri Tapung dan dua kendaraan roda empat terjadi di Jalan Lintas Petapahan Jaya, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 07.23 WIB.

 

Dalam peristiwa tersebut, seorang siswi kelas XI SMA Negeri Tapung, Anggi Lorenzia Boru Siahaan, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan saat dalam perjalanan menuju sekolah.

 

Informasi yang dihimpun PejuangInformasiIndonesia.com dari warga di sekitar lokasi menyebutkan, korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda Revo Fit. Kecelakaan tersebut juga melibatkan Toyota Rush bernomor polisi BM 1512 FT dan mobil milik PT Indomas JR bernomor polisi BM 7213 RU.

Diduga Berawal dari Lubang dan Ban di Badan Jalan

Menurut keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika Toyota Rush dan mobil PT Indomas JR melintas di Jalan Lintas Petapahan Jaya.

 

Di sekitar lokasi kejadian terdapat lubang pada badan jalan yang disebut baru dilakukan penambalan. Selain itu, terdapat sebuah ban kendaraan yang berada dalam posisi terlentang di badan jalan.

 

Pengemudi Toyota Rush kemudian melakukan pengereman untuk menghindari lubang dan ban tersebut.

 

Pada saat bersamaan, korban yang datang dari arah belakang dengan sepeda motor diduga tidak sempat menghindar dan menabrak bagian samping kanan Toyota Rush.

 

Benturan tersebut membuat korban terpental ke bagian tengah badan jalan.

 

Nahas, pada saat bersamaan mobil PT Indomas JR datang dari arah berlawanan. Korban kemudian kembali terlibat benturan dengan kendaraan tersebut.

 

«“Dari arah Suram menuju Tapung Hulu. Di depan ada lubang dan ban mobil terlentang. Untuk menghindari itu mobil Rush berhenti. Tiba-tiba anak sekolah dari belakang menabrak bagian samping kanan mobil, kemudian terpental ke tengah jalan dan disambut mobil PT Indomas JR,” ujar salah seorang saksi di lokasi.»

 

Korban Dibawa ke Puskesmas, Nyawa Tak Tertolong

 

Setelah kejadian, warga dan pengguna jalan berupaya memberikan pertolongan kepada korban. Orang tua korban kemudian tiba di lokasi dan membawa Anggi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Namun, nyawa siswi kelas XI SMA Negeri Tapung tersebut tidak dapat diselamatkan. Korban akhirnya dibawa ke rumah keluarganya di kawasan Simpang Sewangi, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.

Kabar meninggalnya korban kemudian menjadi duka bagi keluarga dan lingkungan sekolah.

Kondisi Jalan Menjadi Sorotan

 

Kecelakaan tersebut juga menjadi perhatian pengguna jalan. Kondisi badan jalan yang terdapat lubang serta adanya benda berupa ban di jalur kendaraan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pada jam sibuk ketika aktivitas masyarakat dan pelajar meningkat.

 

Kondisi tersebut diharapkan menjadi perhatian pihak terkait agar ruas Jalan Lintas Petapahan Jaya dapat segera diperbaiki dan benda-benda yang membahayakan pengguna jalan tidak dibiarkan berada di badan jalan.

 

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang. Informasi mengenai lubang jalan, posisi ban, serta kronologi kecelakaan dalam berita ini berdasarkan keterangan warga dan saksi di lokasi.

 

Pihak berwenang diharapkan dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan rangkaian kejadian serta faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.

 

(PII- Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *