keluarga besar Insan Pers Keadilan Tapung Hulu Berduka 

TAPUNG HULU – Aroma duka menyengat di kediaman keluarga besar Torisman Waruwu di Desa Kasikan kecamatan Tapung Hulu kabupaten Kampar – Riau, Ketua Deputi Bidang Pendidikan dan Kesehatan Insan Pers Keadilan. Kehilangan sosok abang kandung, Tasman Waruwu, memicu gelombang solidaritas yang tidak main-main dari jajaran elit organisasi media ini. Pantauan di lokasi pada Jumat (06/03/2026), para pemegang kebijakan di Insan Pers Keadilan turun gunung untuk memastikan bahwa anggotanya tidak berjalan sendirian di tengah badai duka.

 

Hadir langsung di rumah duka, Ketua Umum Insan Pers Keadilan, Pajar Saragih, memberikan statemen keras terkait nilai persaudaraan di dalam organisasi.

 

“Jangan pernah berpikir bahwa Insan Pers Keadilan hanya sekadar wadah profesi. Kita adalah keluarga sedarah dalam perjuangan. Hari ini, duka Torisman adalah duka saya, duka kita semua. Saya instruksikan seluruh jajaran untuk merapatkan barisan, memberikan dukungan moral dan nyata. Kami tidak akan membiarkan satu pun anggota kami merasa asing di rumahnya sendiri saat tertimpa musibah,” tegas Pajar Saragih dengan nada rendah namun penuh makna.

 

Senada dengan hal tersebut, Sekjen Insan Pers Keadilan, Irwansyah Panjaitan, menambahkan bahwa loyalitas organisasi diuji dalam momen-momen sulit seperti ini.

 

“Loyalitas kami tidak hanya sebatas di atas kertas atau di lapangan saat liputan. Di depan peti mati ini, kami buktikan bahwa ikatan kami adalah satu tubuh. Jika ada bagian yang luka, seluruh organ organisasi akan ikut merasakan perihnya. Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa Torisman Waruwu tetap tegak berdiri meski baru saja kehilangan pilar keluarganya,” cetus Irwansyah.

 

Sementara itu, Ketua Koordinasi, Jalontarni Sihotang, yang turut hadir bersama jajaran, menekankan pentingnya empati di tengah kerasnya dunia jurnalistik.

 

“Kita boleh keras terhadap ketidakadilan di luar sana, tapi kita harus memiliki hati yang paling lembut untuk saudara kita sendiri. Saya secara organisatoris telah mengonsolidasikan seluruh jajaran agar terus mendampingi keluarga hingga seluruh prosesi selesai. Ini adalah bukti bahwa manajemen organisasi berjalan dengan hati, bukan sekadar instruksi,” ujar Jalontarni.

 

Menanggapi kehadiran dan dukungan masif tersebut, Torisman Waruwu mewakili keluarga besar menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam.

 

Kami sekeluarga besar benar-benar merasa dikuatkan. Terima kasih kepada Bapak Ketua Umum Pajar Saragih, Sekjen, Ketua Koordinasi, dan seluruh rekan-rekan Insan Pers Keadilan yang telah meringankan langkah kaki datang ke sini. Dukungan ini adalah obat bagi luka kami, membuktikan bahwa kami memiliki keluarga kedua yang sangat luar biasa,” ungkapnya dengan penuh haru.

 

Kunjungan ini diakhiri dengan penghormatan terakhir di depan peti jenazah yang terpampang gambar Yesus Kristus, menandakan prosesi sakral secara Kristiani. Kehadiran para petinggi Insan Pers Keadilan ini menjadi sinyal kuat bahwa organisasi ini dibangun di atas pondasi kemanusiaan yang kokoh, di mana setiap anggotanya dilindungi dan dipedulikan secara totalitas, baik dalam suka maupun duka mendalam.

 

Sumber : Insan Pers Keadilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *